Ini menceritakan tentang perjuangan satpam/ petugas keamanan gampong lawakan,
pada malam jum'at ada beberapa orang berjalan-jalan mengelilingi kampung lawakan, mereka mulai berkeliling dari pos siskamling yang dekat dengan masjid untuk mengelilingi kampung lawakan, kampung ini terkenal di mata masyarakat desa maupun masyarakat luar gampong dengan sebutan kampung yang angker. karena sering sekali orang-orang melihat perempuan yang gentayangan di dekat pohon rambutan depan rumah tak berpenghuni dan sering juga suara nenek-nenek yang minta tolong untuk beliiin rambutan 10 ikat. kita akan masuk ke dalam cerita.....
Saat sebelum malam gampong lawakan terkenal dengan gampong yang sangat ramai di datangi wisatawan untuk menikmati bermacam-macam buah-buahan yang banyak di jual di gampong tersebut, mulai dari rambutan,durian,mangga dll. tapi sayang semua keramaiyan itu hilang begitu saja ketika hari menjelang magrib, semua orang-orang yang mulanya ramai tapi setelah menjelang magrib semuanya seperti gampong yang tidak berpenghuni dan sebagian masyarakat yang masih tingal di gampong tersebut. mereka banyak juga yang tidak betah untuk bertahan di kampung yang banyak hantunya. sehingga kepala kampung tersebut membuat sistem jaga malam untuk memberikan rasa kenyamanan bagi warga kampung lawakan.
Ketika malam sudah tiba orang-orang kampung semuanya sudah masuk rumah dan tidak ada seorang pun yang berani untuk keluar malam, ada 5 orang warga yang berani untuk keluar malam. 5 orang tersebut adalah warga kampung untuk pergi ke pos siskamling agar malam-malam tidak ada warga yang tergangnu dengan hantu yang gentayangan.
Komentar
Posting Komentar