Langsung ke konten utama

PEMASARAN POLITIK

Kiat sukses dalam melakukan pemasaran politik:
Refernsi : komunikasi politik Prof. Dr. Hafied Cangara, M.Sc, rajawali pers
Dalam melakukan pemasaran kita perlu sebuah grub yang memiliki angota bermacam-macam profesi dan grub tersebut sering disebut dengan tim sukses ada beberapa kelompok yang ada di dalam tim sukses:

1. Penasihat
Penasihat berfungsi memberi masukan dalam hal strategi dan langkah-langkah yang perlu diambil oleh partai atau calon dalam mencapai tujuan.
2. Tim ahli
Tim ahli ialah kelompok ahli yang diangkat menurut bidangnya. Biasanya  tugas tim ahli adalah menyusun program yang dibawakan oleh calon, memberi substansi atau tema terhadap isi pidato yang akan dibawakan, dan mem-back up calon jika ada pertanyaan-pertanyaan yang menyangkut dengan bidang keahliannya. Tim ahli biasanya terdiri dari para ahli dibidang politik, ekonomi, dan keuangan, komunikasi, pertahanan dan keamanan, sosial budaya, kebijakan dan kerja sama luar negeri.

3. Tim riset dan litbang
Tim riset dan litbang ialah kelompok para peneliti yang bertugas untuk mengumpulkan informasi yang sangat relevan dengan partai.

4. Tim pengumpul data
Bagi yang ingin maju dalam pencalonan jabatan publik, seperti anggota legislatif, presiden dan wakil presiden, gubernur dan wakil gubernur, dan walikota/bupati tidak hanya memerlukan banyak waktu, energi dan pendukung, tetapi juga memerlukan dana yang tidak kecil untuk mempromosikan diri, kebijakan, dan pikiran-pikirannya.

5. Tim kampanye
Tim kampanye ialah mereka yang merencanakan dan mengerakkan kampanye utnuk pemasaran calon yang diajukan partai. Untuk mengerakkan kampanye seharusnya ditunjuk seornag manajer kampanye yang memiliki keahlian dalam bidang perencanaan dan strategi komunikasi, atau yang memiliki pengetahuan di bidang politik dan sekaligus juga memiliki pengalaman dan hubungan yang baik dengan media.

6. Tim penggalangan massa
Mereka di rekrut untuk mengalang massa, baik untuk kepentingan pengumpulan suara maupun show force untuk menunjukkan kekuatan partai kepada masyarakat dan calon pemilih.

7. Tim hubungan antardaerah
Tim ini sangat diperlukan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat yang ada di kabupaten atau daerah maupun di pusat. Hubungan ini sangat penting untuk menjalankan roda oraganisasi pada tingkat bawah sehingga hubungan itu tetap terjaga dan berkesinambungan.

8. Tim pengamat (intelijen)
Kelompok ini dibentuk untuk mengamati dan mengawasi tindak tanduk lawan politik yang membahayakan citra partai atau calon.

9. Tim pengaman
Tim ini sangat penting untuk memberikan perlindungan dan keamanan kepada calon yang oleh partai sebab di negara-negara yang memiliki konsisi keamanan yang sangat rendah, itu perlu untuk mengamankan calon-calon presiden atau gubernur sangat diperlukan.

10. Tim pengumpul suara (vote getter)
Tim ini terdiri dari orang-orang yang memiliki pengaruh yang sangat besar di kalangan masyarakat. Mereka biasanya memiliki kedudukan sosial ekonomi yang terpandang, misalnya mantan menteri, gubernur, bupati dan pemilik tanah yang memiliki pekerja yang sangat banyak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAHASISWA BERKARYA

               I nilah sebuah tulisan yang belum pernah aku baca di manapun dan di media massa apapun, tapi tulisan ini berawal dari sebuah dorongan dari orang tua dan kawan-kawan. Dan apalagi aku terinspirasi dengan buku yang pernah aku lihat di google yang merupakan buku yang terlaris sepanjang massa dan sudah hampir 200 juta eksemplar. Ini sangat mengejutkan bagi semua pihak manapun dan tidak tanggung-tanggung buku ini sudah di jadikan sebuah film yang sudah di tonton di belahan dunia manapun. Dari penelusuran aku di google, sehingga aku berkeinginan agar bisa menciptakan sebuah buku yang bisa di baca oleh siapapun. tidak ada perbedaan ras,suku,agama, dan negara. dengan doa yang kuat semoga aku bisa membuat bahagia orang tua aku yang sedang lagi di kampung. Mereka lagi susah payah membiayai aku untuk melanjutkan kuliah sampai ke jenjang perguruan tinggi, ini merupakan momon yang sangat langka dan tidak pernah datang kedua kalinya di hidup aku...

POLEMIK BERINFESTASI DI INDONESIA

             Dalam era sekarang ini pemerintah lagi mengenjot perekonomian masing-masing daerah mereka untuk mensejahterakan masyarakat, tapi apa hal yang ada di balik untuk meningkatkan prekonomian, inilah yang harus sering kita pertanyakan untuk menjaga lingkungan dan menjaga masyarakat itu sendiri.             Pemerintah indonesia sekarang ini mengenjot prekonomian indonesia dengan mendukung infestor untuk berinfestasi ke indonesia, dengan cara segala birokrasi yang berkaitan dengan infestasi harus di permudah dan jangan sekali-kali dipersulit. itu bisa berdampak bagi prekonomian indonesia itu sendiri, bisa-bisa infestor tidak mau datang ke indonesia dikarenakan syarat-syarat untuk berinfestasi dipersulit, dan ada penyebab lain yang menyebabab infestor tidak mau untuk datang. ada isu-isu politik yang memanas, ekonomi turun naik, sosial masyarakat tidak menentu dan lain-lain. itulah penyebab lain infestor tidak mau ...

ANIME JEPANG

PENGARUH ANIMEISME DI KALANGAN PEMUDA-PEMUDI Dalam waktu yang sangat sebentar anime sudah meraja lela di kalangan mahasiswa,remaja,anak-anak dan bahkan di kalangan orang tua, mengapa bisa perkembangan begitu cepat?.... pertanyaan ini sering kali di gelontarkan orang tua-orang tua yang ingin anak mereka fokus belajar dan mengaji. dalam sejarah nya anime sudah berkembang cukup lama yang di kembangkan salah satu masyarakat jepang.  Sejarah anime  dimulai pada awal abad ke-20, ketika para pembuat film  Jepang  bereksperimen dengan teknik  animasi  yang dipakai di negara-negara Barat. Para animator generasi pertama pada akhir 1910an meliputi  Ōten Shimokawa ,  Jun'ichi Kōuchi  dan  Seitaro Kitayama , yang dijuluki sebagai " bapak-bapak " anime. [1]  Pada  Perang Dunia II ,  film propaganda  seperti  Momotarō no Umiwashi (1943) dan  Momotarō: Umi no Shinpei  (1945) dibuat di kalangan remaja di dunia ini...