Langsung ke konten utama

Catatan CINTA Penyapu Jalan

               


             Semenjak matahari pagi belum terbit ada sosok pemuda miskin yang mencari nafah dengan bekerja buruh waktu sebagai penyapu jalan pada pagi hari di mulai dari setelah shalat shubuh sampai menjelang orang-orang berlalu lalang untuk pergi ke kantor mereka masing-masing dan anak-anak pergi kesekolah mereka. Inilah perjalanan hidup pemuda yang ingin menjadi sosok yang sukses karena dia merantau dari desa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dari hasil kerja dia. Tepat pada jam 08.00 wib pemuda tersebut sudah beranjak dari tempat kerja dia untuk pergi kekampus karena dia salah satu mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di aceh ini.  

               Detik demi detik pemuda tersebut sangat bersunguh-sunguh untuk datang ke kampus karena mimpi dia ingin menjadi sosok pemimpin aceh ini yang bisa mensejahterakan masyarakat, dan pada suatu hari waktu pemuda tadi ingin pergi ke kampus tiba-tiba hujan pun turun dengan lebatnya dan akhirnya pemuda tersebut mampir di halte transkutaradja untuk menghindari derasnya hujan, dan ketika itu di halte cuma ada pemuda tersebut yang mampir, tiba-tiba ada sosok wanita yang mampir juga di halte tersebut. Diwaktu tersebut belum ada perbincanga karena keduanya tidak saling kenal dan pada akhirnya pemuda tadi memperkenalkan diri kepada sosok wanita yang sedang duduk di halte. inilah awal pertemuan mereka untuk menjalin silaturahmi sesama mereka.
     
             Pemuda tersebut sebut saja namanya sebagai anto dan cewek tersebut namanya putri inilah dialog hasil pertemuan mereka.
anto: ssssttt.........nona...?
putri: iya... kenapa?
anto: hujannya deras ya...?
(tist.. tist suara hujan yang menetes di atap halte) 
putri: betul sangat deras sekali.
anto: nama kamu siapa...?
putri: nama saya putri,,, kalau kamu..?
anto: nama saya anto. kamu di mana kuliah..atau kerja..?
putri: kalau aku lagi kuliah juga..kuliahnya di Universitas syiah kuala
         lagi semester 6.. kalau kamu...?
anto: aku di Universitas syiah kuala juga,,, kamu ngambil jurusan apa..?
putri: aku ngambil jurusan teknik sipil... kamu..?
anto: aku di teknik juga tapi ngambil jurusan pertambangan..

(suara hujan mulai berhenti dan pada akhirnya mereka mulai bersiap-siap untuk berangkat.)

putri: aku duluan ya...
anto: iya..

putri: (akhirnya putri pun meningalkan halte untuk berangkat ke kampusnya.)

di halte tersebut tinggal lah anto sendirian dengan sepedanya.

anto: (dalam pikirannya kenapa saya tidak minta no. hp nya ya, kok aku bisa lupa mana tahu dia masuk ke Bem Teknik juga.)

                Pada akhirnya anto pun mulai siap-siap untuk berangkat dari halte karena hujan sudah berhenti. setelah anto naik di sepedanya malahan tiba-tiba di tengah perjalanan, rantai sepedanya jatuh. dan anto harus terpaksa membuat rantainya dulu sebelum pergi ke kampusnya, di tengah perjalanan lagi rantai sepeda nya kembali jatuh hinga 3 kali jatuh. Apalagi tanggan anto sudah berlumuran dengan tinta hitam yang lengket di tanggannya karena susah payah anto membuat rantai tersebut. Waktu pun sudah semakin sore, hingga akhirnya anto gagal masuk ke kampus karna ngak di kasih dosen masuk lagi. Apalagi dia sudah terlambat sekitar setengah jam. 

anto: (dalam pikirannya emang sial aku hari ini, apalagi tadi aku tidak no, hp cewek tdi, rantai sepeda sering jatuh pula dan di kelaspun tidak di kasih masuk.) nasib-nasib.

                  Pada saat itulah si anto selalu berdoa dan bersunguh-sunguh mencari cewek yang dia kenal ketika waktu jumpa di halte, selang 2 hari kemudian ketika dia baru jumpa dengan si putri. rupanya ketika si anto mendaftar di sebuah organisasi yang ada di kampus malahan jumpa dengan si putri yang sedang mendaftar juga, si anto bertanya-tanya di dalam hatinya. apakah ini namanya jodoh kita di pertumukan lagi di sebuah organisasi.

anto:     Haii putri, kamu  mendaftar juga ya ...?
putri:    Iya ini. (ehhmmmm)
anto:     Mau daftar di bidang apa..?
putri:    Rencana mau daftar di bidang sosmas, apalagi aku senang kali kalau ada acara bakso pelosok-pelosok kampung untuk mengabdi ke masyarakat.
anto:     gitu yaaaaaa...!!!
putri:    Kalau kamu mau daftar di bidang apa..?(putri nanyak balek)
anto:     Rencana mau daftar di bidang polhukam, karena pengen kali kalau selalu diskusi untuk membahas masalah isu yang ada di masyarakat sekarang ini.
putri:    Bagus sangat itu.

pada akhirnya mereka berdua mamasuki ke bagian wawancara untuk di tanyakan kenapa pengen masuk ke organisasi ini, waktu pun terus berlalu dan sekitar setengah jam mereka mengikuti tes wawanara tersebut, hingga tiba lah saatnya mereka berdiskusi lagi.

putri:   Udah selesai wawancara kamu tadi anto...?
anto:    Alhamdulillah udah ini.
putri:   Apa-apa aja yang di tanya tadi...?
anto:   Banyak siih, tapi aku udah lupa apa yang di wawancara.
putri:  Baik dech, semoga kamu bisa di terima.
anto:   Makasih ya atas doanya, putri boleh aku minta no. hp kamu mana tahu bisa kita diskusi lagi.
putri:  (hhhhhmmmmm) untuk apa...?
anto:   Cuma pengen kenal lebih dekat lagi.
putri:  Baik dech, ini ya no. hp nya ( 08216537xxxx)
anto:   Makasih banyak (merasa bahagia)


Bersambung 
         



Komentar