Langsung ke konten utama

ACEH MENCARI SOSOK PEMIMPI(N)

Sekarang tanggal 13 april 2016 saya menulis sebuah opini temanya tentang "Aceh Mencari Sosok Pemimpi(N).

           aceh sebentar lagi melakukan pesta demokrasi, yaitu pemilukada. dan sudah banyak tokoh-tokoh yang muncul di publik untuk memperkenalkan  diri ke publik. kalau menurut istilah politik itu disebut "pencitraan" di mana orang-orang yang mau mencalonkan diri untuk menjadi kepala daerah harus berani untuk tampil di depan publik. agar publik tahu kalau dia ingin mencalonkan diri. sekarang sudah masuk ke tahun 2016 dan sebentar lagi masuk tahun 2017, yaitu tahun pesta demokrasi di daerah aceh. pada tahun 2016 ini sudah muncul beberapa sosok pemimpin aceh yaitu : tarmizi A karim,irwandi,muzakir manaf,zaini abdullah,zakaria saman,t.m nurlif. ini lah beberapa nama tokoh aceh yang ingin mencalonkan diri menjadi kepala daerah. permainan politik aceh sekarang ini sangat enak untuk di sorot. semua pihak di daerah aceh selalu membincangkan masalah isu PEMILUKADA, mulai dari warga biasa yang sering nongrong di warung kopi, akademisi yang sering nongrong di kampus, praktisi yang sering nongrong di tempat kerja mereka masing. 

             semuanya asyek membicarakan isu tersebut di mana pun dan kapanpun, selagi orang-orang tidak merasa bosan untuk membahas isu tersebut. apalagi kalau media yang bermain, hampir tiap hari ada berita yang di muat di media online dan cetak masalah isu pemilukada di aceh. kalau kalian bagi pembaca pasti sering membaca di media manapun ada berita tentang pemilukada di aceh, mulai dari berita pencitraan, konflik di internal partai, calon wakil gubernur, dan sampai opini rakyat yang muncul di media manapun. kalau berbicara media tidak pernah habis dengan isu-isu yang lagi hangat di dunia ini dari lokal,nasional, sampai internasional. semua itu di rancang sedemikian rupa oleh media untuk menarik perhatian dari pembaca di negara manapun dan di tempat manapun dia berada. semuanya ingin membaca dan mendengar berita-berita yang disajikan  media visual dan cetak.

               kata pemimpi(N) adalah orang-orang yang berani bermimpi untuk menjadi pemimpin yang bisa mengaungi rakyat dan berani membuat sensara rakyat sebentar untuk membangun daerahnya agar bisa mensejahterakan rakyat. istilah ini untuk pemimpin yang bentul-betul mengabdi bagi masyarakatnya. jangan cuma menjadi pemimpin yang bisa membuat masyarakat sengsara, sekarang ini sudah banyak contoh-contoh pemimpin yang gagal mensejahterakan rakyatnya. mereka cuma peduli dengan rakyat ketika mau mencalonkan diri menjadi kepala daerah. mereka ketika sudah masuk tahun pesta demokrasi. calon pemimpin ini asyek menebar pesona di manapun dan kapan pun.

dalam istilah politik itu di sebut "Pencitraan". pencitran ini di gunakan untuk mendapatkan pengaruh dari publik dan elekstabilitas diri masing-masing dan kelompok. pencitraan sering di pakai oleh aktor-aktor politik untuk mendapatkan suara. meraka sering membuat spanduk dan menulis kata-kata bijak, agar publik terpesona dan yakin dengan calon tokohnya.

ada beberapa pendapat dari para ahli tentang pencitraan:
menurut Nimmo (1978), citra adalah segala hal yang berkaitan dengan situasi kesaharian seseorang,  menyangkut pengetahun, perasaan dan kecenderungan terhadap sesuatu. sehingga citra dapat berubah seiring dengan perjalanan waktu. teori image building menyebutkan bahwa, citra akan terlihat atau terbentuk melalui proses penerimaan secara fisik (panca indra). masuk ke saringn perhatian (attention filter), dan dari situ menghasilkan pesan yang dapat dilihat dan dimengerti (perseived message). yang kemudian berubah menjadi persepsi dan akhirnya membentuk citra. (M. Wayne De Lozier, 1976:44) itulah atri pencitraan menurut para ahli.

kita sebagai warga negara indonesia, ketika pesta demokrasi telah tiba maka pilihlah tokoh-tokoh yang menurut kalian berkompoten dan bisa membangun darah kita masing-masing. jangan mau kalau pemimpinnya cuma janji-janji yang tidak pernah kita mereka tepati.

kita sekarang ini harus pandai memilih pemimpin yang bijak. jangan cuma melihat dari pencitran mereka yang semuanya bohongan belaka. mereka itu manis di mulut didalamnya busuk.







             

               





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAHASISWA BERKARYA

               I nilah sebuah tulisan yang belum pernah aku baca di manapun dan di media massa apapun, tapi tulisan ini berawal dari sebuah dorongan dari orang tua dan kawan-kawan. Dan apalagi aku terinspirasi dengan buku yang pernah aku lihat di google yang merupakan buku yang terlaris sepanjang massa dan sudah hampir 200 juta eksemplar. Ini sangat mengejutkan bagi semua pihak manapun dan tidak tanggung-tanggung buku ini sudah di jadikan sebuah film yang sudah di tonton di belahan dunia manapun. Dari penelusuran aku di google, sehingga aku berkeinginan agar bisa menciptakan sebuah buku yang bisa di baca oleh siapapun. tidak ada perbedaan ras,suku,agama, dan negara. dengan doa yang kuat semoga aku bisa membuat bahagia orang tua aku yang sedang lagi di kampung. Mereka lagi susah payah membiayai aku untuk melanjutkan kuliah sampai ke jenjang perguruan tinggi, ini merupakan momon yang sangat langka dan tidak pernah datang kedua kalinya di hidup aku...

POLEMIK BERINFESTASI DI INDONESIA

             Dalam era sekarang ini pemerintah lagi mengenjot perekonomian masing-masing daerah mereka untuk mensejahterakan masyarakat, tapi apa hal yang ada di balik untuk meningkatkan prekonomian, inilah yang harus sering kita pertanyakan untuk menjaga lingkungan dan menjaga masyarakat itu sendiri.             Pemerintah indonesia sekarang ini mengenjot prekonomian indonesia dengan mendukung infestor untuk berinfestasi ke indonesia, dengan cara segala birokrasi yang berkaitan dengan infestasi harus di permudah dan jangan sekali-kali dipersulit. itu bisa berdampak bagi prekonomian indonesia itu sendiri, bisa-bisa infestor tidak mau datang ke indonesia dikarenakan syarat-syarat untuk berinfestasi dipersulit, dan ada penyebab lain yang menyebabab infestor tidak mau untuk datang. ada isu-isu politik yang memanas, ekonomi turun naik, sosial masyarakat tidak menentu dan lain-lain. itulah penyebab lain infestor tidak mau ...